您现在的位置是:olahraga >>正文
kantor bpjs sragen TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
olahraga22人已围观
简介Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI) menyatakan, siaran Piala Dunia 2026 yang merek ...
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI) menyatakan,kantor bpjs sragen siaran Piala Dunia 2026 yang mereka tayangkan akan mempunyai efek candu seperti "dracin" atau drama China yang berseliweran di media sosial.
"Itu sama saja seperti kita menonton dracin2 hari, ngga berasa, tahu-tahu sudah nonton seminggu," ujar Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI Ezki Suyanto dalam diskusi yang digelar Rumah Perubahan Lembaga Penyiaran Publik (RP-LPP), dikutip dari pernyataan resmi, Sabtu.
Menurut Ezki, tayangan Piala Dunia 2026 di TVRI dapat membuat penonton terbuai seperti ketika menyaksikan "dracin", karena alurnya berkelanjutan dan penuh emosi.
Dalam konteks penyiaran Piala Dunia 2026, sentuhan dracin (dracin touch) itu ibaratnya memberikan daya tarik yang membuat publik terus kembali membuka layar TVRI setiap hari selama turnamen berlangsung.
Awalnya, Ezki melanjutkan, mungkin hanya ingin menonton satu pertandingan. Namun karena tayangan berlangsung setiap hari, ritmenya membentuk kebiasaan baru.
"Piala Dunia bukan cuma soal sepak bola. Piala Dunia itu, kan, berlangsung 38 hari, ada 104 pertandingan melibatkan 48 tim. Kalau TVRI selama 38 hari ditonton dua pertiga rakyat Indonesia. Setelah Piala Dunia, pasti orang kembali lagi, tetap kembali ke TVRI," kata Ezki.
Baca juga: TVRI siarkan Piala Dunia 2026, perkuat peran layanan publik
Pandangan senada turut disampaikan oleh pemerhati Penyiaran Publik sekaligus Ketua Pansus RUU Penyiaran 2002, Paulus Widiyanto.
Paulus menilai momentum hak siar Piala Dunia dengan prinsip free-to-air akan memperkuat peluang membangun kembali kebiasaan masyarakat menonton di TVRI.
"Kalau 38 hari masyarakat terus menonton TVRI karena Piala Dunia, itu artinya peluang. Prinsip free-to-airakan menarik perhatian masyarakat untuk kembali menonton di TVRI. Di sana letak kekuatannya," tutur dia.
Diketahui, TVRI kini tengah berbenah dan menyiapkan revitalisasi program agar siarannya semakin relevan dan diminati. Langkah itu diarahkan untuk mengembalikan kepercayaan serta kebanggaan publik terhadap Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.
Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni-19 Juli di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Di Indonesia, seluruh pertandingan turnamen akbar sepak bola dunia itu akan ditayangkan oleh TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.
Baca juga: TVRI modernisasi penyiaran demi hadirkan Piala Dunia ke pelosok negeri
Baca juga: TVRI berkomitmen gerakkan ekonomi nasional melalui Piala Dunia 2026
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Tags:
相关文章
Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
olahragaSurabaya (ANTARA) - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20 Nova Arianto menyelaraskan filosofi dan renc ...
【olahraga】
阅读更多Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
olahragaMereka punya kemampuan untuk merotasi banyak pemain berkualitasSurabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya ...
【olahraga】
阅读更多Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
olahragaJakarta (ANTARA) - Pemain Persib Bandung Beckham Putra menyebut rekor positif bermain di kandang mus ...
【olahraga】
阅读更多
热门文章
- Marc Klok tegaskan FIFA Series sangat penting untuk timnas Indonesia
- Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
- Marc Klok tegaskan FIFA Series sangat penting untuk timnas Indonesia
- Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan
最新文章
-
PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
-
Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
-
Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
-
Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
-
Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
-
Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya